Akibat Perceraian Berdampak Buruk Terhadap Anak

Akibat Perceraian Berdampak Buruk Terhadap Anak ; Perceraian sebenarnya syah saja, namun itu di benci oleh Tuhan,Karena akan berdampak buruk terhadap keturunan jika kita sudah memiliki dan juga akan membentuk trauma besar dalam hidup antara kedua belah pihak.



Sebuah pernikahan bukanlah jenjang main-main yang bisa cerai dengan seenaknya karena sudah jelas perceraian berunsur kebencian antar kedua belah pihak. Jika sudah saling benci hubungan tidak akan berjalan dengan baik, bahkan sesuatu yang telah tercipta dalam sebuah hubungan akan di abaikan begitu saja, contohnya saja anak. Mungkin kalau masalalu yang indah tidak akan berdampak buruk jika di lupakan, akan tetapi jika anak yang di lupakan lain cerita, karena mereka adalah mahluk hidup yang bernyawa dan memiliki perasaan sama seperti kita dan perlu di tugaskan anak bukanlah sekadar kenangan dari hubungan Anda dari pasangan anda.
Setiap makhluk hidup memiliki hak atas kehidupannya dan hak ini berkaitan dengan sesama makhluk hidup lainnya, apalagi jika sedarah daging seperti anak. Anak juga merupakan aset masa depan dimana suatu saat nanti kita pasti akan membutuhkan nya dan di saat kita tua nanti pastilah kita menginginkan kondisi dan keadaan anak dalam keadaan baik secara lahir maupun batin. Itulah kehidupan selagi anak belum mampu untuk menunjang kehidupannya maka penuhilah hak nya jangan sampai ada penyesalan di masa mendatang, karena di saat Anda sudah tidak mampu seorang anak yang anda didik yang akan mengisi ketidak mampuan anda di masa tua.

Setelah anda bercerai, anak pastilah akan di hadapkan pada kebingungan dimana suasana tersebut akan membawa pemikiran si anak akan ketidak jelasan hidupnya. Tidak ada yang perhatian dan bingung menghadapi ke egoisan ibu bapa nya akan membuat mereka mudah terpengaruh dengan kehidupan bebas tanpa aturan, ini akan menjadi sebuah alasan karena orang tuanya sendiri tidak mengajarkan sesuatu yang baik, tidak ada dukungan moral dari orang tuanya akan membuat anak seolah tak berguna dan mereka akan depresi berat sehingga akan melakukan sesuatu yang mungkin akan membuat mereka senang walaupun salah.

Perceraian biasanya di picu oleh sikap yang tidak saling terima, misalnya seorang istri yang selalu menuntut ketidak mampuan suaminya dalam mencari nafkah yang di harapkan, sehingga suasana ranjang sudah tidak manis lagi di mata suami dan akhirnya suami tidak tahan atas semua ini akhirnya perselingkuhan yang akan terjadi.

Sebenarnya bukan ini saja pemicu perceraian, tetapi yang paling umum di alami adalah hal yang demikian, dari itu terimalah pasangan secara apa adanya. Perlu di perhatikan bahwa kekuatan cinta tidak akan terkalahkan oleh apapun, kecuali rasa cinta itu memang sudah pudar dan berubah menjadi sebuah beban. Sadarilah bahwa dalam hidup ada senang dan susah, itu sudah menjadi kodrat Tuhan dan yang paling penting anda bisa menghapinya berdua.

Ingatlah pada masa dimana anda akan merencanakan sebuah pernikahan, ribuan badai sudah di lewati, namun akan kah dengan perasaan takut hidup susah menjadi sebuah pertikayan yang akhirnya berdampak perceraian.

Jadi kesimpulannya ; "Sepasang Kekasih Yang Melepaskan Genggaman nya Karena Sebuah Ancaman Kerikil, Sedangkan Sebelumnya Pernah Melewati Puluhan Badai Berdua"

Perceraian adalah ke sia-siaan, anda dan pasangan anda sudah lebih dari dewasa dan bukan harus memulai dengan kehidupan baru namun melanjutkan kehidupan yang lebih baik lagi.

2 Responses to "Akibat Perceraian Berdampak Buruk Terhadap Anak "

wdcfawqafwef