Tidak Ada Perbedaan

Bibit manusia dari air hina, terlahir tanpa busana dan mengikuti nasib orang tua. Lahirnya manusia semata-mata hanya untuk beribadah tak ada yang lain di antar itu, namun seiring berjalannya waktu pemikiran sempat berubah karena hidup yang keras.

Manusia adalah makhluk Tuhan siapapun dia, manusia di wajibkan untuk bersatu dari Ras apapun dia. Namun keras nya hidup membuat meleset sebuah pemikiran, mereka seolah berbeda dan hidup masing-masing atau hanya menghargai apa yang mereka anggap sama.

Bahkan sepasang kekasih memutuskan untuk berpisah hanya sebuah perbedaan, entah itu perbedaan lahir atau batin.



Mereka berpikir, ini tak akan baik, karena mereka membatasi sebuah perbedaan. Bahkan ada juga yang tak peduli oleh semua ini dan mereka hidup bahagia bersama, buat mereka kuncinya adalah saling menghargai dan saling mengerti.

Hidup ini tak ada yang berbeda, manusia sama hanya nasib yang membuat mereka berpikir berbeda. Padahal nasib adalah jatah kemampuannya yang di berikan Tuhan. Nasib memang bisa di rubah tetapi Tuhan membatasi itu karena Tuhan tau bila kemampuan manusia sama mereka akan sulit hidup karena pekerjaan mereka hanya berdebat karena kemampuannya, bukan mereka berbeda tetapi mereka tak ingin tersaingi satu sama lain.

Percayalah perbedaan yang membuat kita Menyatu dari sisi lain ke sisi lainnya. Hanya perlu sikap saling menghargai untuk hidup yang lebih baik, dari segi apapun, entah itu percintaan, pekerjaan dan semua lingkup kehidupan.

Marilah kita hargai satu sama lain untuk hidup yang lebih bahagia.

0 Response to "Tidak Ada Perbedaan "

Post a Comment

wdcfawqafwef